Pages

Senin, 10 Agustus 2009

Tentang Jihad di Indonesia


Mungkin, Kita sering dengar tentang Kata-kata Jihad. Baru-baru ini Negara kita terguncang oleh aksi Bom Bunuh diri, yang ironisnya ia mengatakan Jihad. Apakah ini Jihad?

Menurut pendapat saya, Jihad di Indonesia bukanlah jihad yang dilandasi dengan fisik atau kekerasan, Jihad seperti ini harus dilihat dari medan/tempatnya,Misalkan di Palestina, Irak dan Afghanistan. Mungkin dalam kondisi yang terdesak dan terjajah, Dan banyak terjadi kekerasan, Bahkan terancam terbunuh.

Lain halnya di Indonesia, di Indonesia lebih mengutamakan jihad pemikiran dan Ilmu pengetahuan juga moral, Yang dikenal Ghouzhul Fikr, atau Perang Pemikiran. Justru ini lebih bahaya dan lebih dahsyat dibanding perang fisik yang kita kenal, karena ini targetnya merusak genersai, sehingga manusia akan lupa dan bahkan akan terkena penyakit yang kita kenal yaitu penyakit Wahn (Cinta dunia dan takut Mati).

Kita bisa lihat generasi-generasi muda, bagimana pergaulan dan tingakh laku mereka. Budaya barat menjadi tren dan modis bahkan ajang gaul mereka. Sulitnya mengendalikan tonotan yang tidak berkualitas, Karena tontonan itu menguntungkan bagi penyiar-penyiar media. Film-film porno beredar dimana-mana, semua tampak dan nyata ada dihadapan kita.

Disinilah kita harus berperan dan berjihad untuk membentuk generasi yang Rabbani, Generasi yang mencintai Allah, Generasi yang membawa negeri ini makmur,aman dan sejahtera. Memang tidak mudah seperti membalikkan tangan, butuh strategi dan terobosan jitu untuk menuju kesana, banyak tantangan dan rintangan yang menghadang.

Contohnya : Pengesahan UU Pornographi dan PornoAksi ditentang kersa oleh kalangan yang memiliki bisnis seperti ini, Bahkan ada yang berniat memisahkan diri dari NKRI. Bulan Ramadhan bulan yang suci dan sudah tercantum UU tentang penutupan tempat-tempat hiburan, tapi masih banyak yang buka, bahkan sengaja seperti meledek dengan berbagi alasan.

Coba baca kembali Alquran Surah AlBaqarah : 120, Disitu jelas dan tujuan mereka untuk merusak kaum muslim khususnya untuk melupakan tuhannya, Agar mengikuti gaya hidup mereka. Menurut saya disinilah jihad yang sesungguhnya yang harus diterapkan di Indonesia. Yaitu mengembalikan Jati diri dan Moral bangsa yang telah tercabik-cabik oleh budaya barat, yang menggantungkan pada syahwat sebagai objek. Akankah generasi atau anak bangsa bermoral seperti ini. Sungguh memalukan.

Semoga Allah memberikan kekuatan-kekuatan berupa Iman serta Ilmu Pengetahuan yang luas serta kemudahan kepada prajurit-prajurit da'wah yang sesungguhnya, Untuk memrangi Ghouzul Fikr yang sudah meracuni akhlak bangsa. Allahu Akbar......!!!!

0 komentar:

Posting Komentar