Aku, yang kini dalam penyesalan dan kesia-siaan, tergontai lemah dalam balutan kain putih, Bertobatpun sudah tak berarti, Linangan air mata basahi kepergian ini.
Bergelimang kemewahan membutakan hati, Gemerlap dunia melupakan mati, Tak pernah kurasakan menggunungnya dosa, Hingga akhirnya semuanya ternista
Penyesalan hidup terbawa mati, Tak ada dusta ucapan dihadapan Tuhan, berharap doa-doa membawa kedamaian, Entah apa yang terjadi saat jasad terkubur
Andai Tuhan memberiku kesempatan satu kali saja, Takkan kusia-siakan hidup yang singkat ini, Namun semua harus terkubur dalam harapan semu dan gelapnya kematian.
Jumat, 12 Oktober 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar