Pages

Minggu, 27 Juni 2010

Rayuan Sang Mantan

Hay Wanita, sesungguhnya aku ingin memberikan yang terbaik untukmu. Tapi bukan berarti ku harus turuti semua kemauanmu, Tapi bukan berarti aku tak sayang padamu. Seharusnya kau juga harus mengerti keadaanku

Kutuangkan lagi bait puisi dalam mimpi-mimpimu, walau kusadari kau tak pernah mau membaca ataupun mendengarkan bisikan-bisikan perasaan jiwa. Agar kau menyadari hidup bukan hanya milikmu saja, tapi milik semua makhluk. Dan kuMinta darimu, Jangan kau paksakan egoMu.

Kini Kumengerti Cinta yang harus kujalani dan harus pula kuFahami, Semoga ini menjadi langkah terbaik untuk kita. Walau Keikhlasan ku harus teruji disini.

Dik ga terasa 1 tahun sudah usia ikatan suci terlalui, begitu banyak ujian yang harus kita jalani.. Termasuk yang saat ini terjadi, keegoisan yang kini menggoyangkan pondasi yang belum kokoh. Memaksa kita tuk jalani hari-hari sepi. Dik maafkan aku yang belum bisa jadi yang terbaik untukmu

Dik seandainya kau tahu sekarang keadaanku.. Waktuku bisa lebih banyak untukMu, Dan aku bisa mencurahkan lebih banyak lagi perhatian untukMu.. Dan kuMinta darimu, Maukah kau bangun kembali pondasi kita yang sempat runtuh.

Aku dan kamu tak pernah tahu apa yang Tuhan rencanakan untuk menyatukan hati. Hanya Dia yang tahu, dan Dialah yang membuat skenario terhebat kisah tentang kita. Agar kita sadar, kemana arah kaki melangkah dalam kehidupan. Dan aku ataupun kamupun tak tahu, kisah selanjutnya akan bercerita tentang apa!!!

Minggu, 13 Juni 2010

Kata Hati

Dalam heningnya malam, tatkala menanti sesuatu yang membuatku indah, walau kutahu itupun hanyalah angan-angan. Namun itulah yang menghiburku saat ini. Menari, berdansa dan bercengkrama dengan bayang kosong.

Kututup mata seolah tak melihat luka yang menganga, Kututup telinga seakan tak ingin lagi mendengar jeritan perih perasaanmu, Kututup mulut karena ku tak mau berbicara dusta tentang hati...Maafkan aku tak dapat membuka hati untukmu, Karena memang aku tak mampu menerima cinta seperti ini.

Seperti mendengar lantunan lagu cinta, mengeluh tiada guna. Mengemis cinta seakan tak punya harga diri, menghiba untuk memiliki seolah tak mengingat masa lalu...Mungkinkah terulang lagi?

Aku berdiri diatas karang yang retak, melawan terjangan ombak lautan. Kuteriakkan cacian dan makian tuk luapkan kekecewaanku. Dan kuratapi dan kutangisi dosa sebagai tanda penyesalan atas pilihanku yang keliru. Dan memohon pada Tuhanku yang Maha bijaksana.

Tiada cinta yang kuturutkan dalam dekapan yang menusuk perasaan, Tiada ungkapan manis selain kepalsuan dalam merayuku, Kebohongan dan keangkuhan menjadi bumerang dalam kehancuran batin, ukhf.... lelah seakan tak berdaya meluapkan rasa yang tercabik.

Adakah kesadaran tentang apa yang sudah terjadi, tentang kita tentang semua yang terjadi, tak perlu dipungkiri lagi, jalani dengan aturan yang ada, jalani dengan ketulusan dan kecintaan.. Yakin dengan apa yang diatur Tuhan semoga ini menjadi pelajaran berharga.

Senin, 07 Juni 2010

Untaian Kata Cinta Yang Tersambung

Subuh, yang masih sunyi...
Perlahan terdengar deruan air yang turun dari langit
Dan ternyata hujan, akan turun
Bersamaan dengan tangisan air mata penyesalanmu

Setahun sudah berlalu dengan keangkuhan dan ego
Tak sejalan dengan arah dan tujuan yang terencana
Hanya nafsu yang membisik dan kau itupun kau turutkan
Hingga akhirnya terjadinya perpisahan.

Biarkan dan biarkan ini terjadi
Agar kau faham, kau telah menjadi milikku
Dan biarkan bayanganku selalu menasehatimu dengan kata-kata indah
Tuk luluhkan kerasnya hatimu yang membatu.

Bila suatu saat nanti kau sesali apa yang kau siakan
Begitu berarti dalam hidupmu dan masa depanmu
Kan kubiarkan kau ambil pelajaran dalam ujian ini
Agar kau faham, ikatan ini tulus dan suci dari Tuhan

Namun, karena ku ibakan hatiku padamu,
Bukan lagi nafsu yang dulu menguasai
Tapi karena tuntutan hati yang mendorong aku
Untuk tetap bersamamu...

Kuharap ini menjadi
Untaian kata cinta yang tersambung

Kamis, 03 Juni 2010

Lantunan Rindu

Dengan Ungkapan Hati yang teramat mendalam, Dengan untaian harapan dan doa-doa, Dengan perasaan dan cinta yang tulus, teruntuk sejuta makna yang tersimpan dalam kalbu, bukan atas dasar nafsu dan kepalsuan ataupun dendam, tapi ini murni karena aku...karena aku... Ingin bersamaMu

Walaupun masih ada ego yang begitu sulit dipecahkan dengan setetes air penyejuk jiwa, rasa gengsi lebih dominan dan menguasai perasaan, entah ini menjadi akhir ataukah titik awal kebahagiaan, yang pastinya Rabb ku yang lebih mengerti dan yang pembuat skenario terbaik. aku hanyalah sebagai peran utama saja.

Percuma saja kusesali, kitapun tak bisa membalikkan itu semua ke awal kejadian. Hanya bisa pasrah, hanya bisa berdoa dan ikhtiar... semoga pintu keterbukaan dan kelapangan masih dapat terbuka. semoga kami menyadari itu semua, semoga kerinduan ini menjadi pengikat, tali cinta yang terputus. Insya Allah.. Walau aku tak pernah tahu apakah itu yang terjadi.