Pages

Sabtu, 11 Desember 2010

Kau yang Menghantuiku

Aku tuliskan lagi coretan hati yang terpendam selalu dalam hati. Kau yang kusayang telah pergi lama tinggalkan aku, Walau begitu, tiada dapat kulupa akan dirimu. Aku masih sayang padamu, walau bibir ini selalu katakan kebencian kepadamu, namun hatiku rindu kehadiranmu.

Duhai engkau yang pernah menjadi bagian hidupku, adakah kiranya kaupun sempat menanyakan kabarku disini? Aku tahu kau bagian dari masa laluku, tapi namamu masih membekas dalam ingatanku. Kenanganmu selalu saja menghantuiku saat bersama yang lain, seakan wajahmu selalu saja tersenyum dalam buaian cinta terindah.

Sampai kapan aku harus dihantui oleh bayanganmu..!!!
Tuhan... aku mohon bantuanmu tuk selesaikan semua problema hatiku..!!

Dan kuharap kaupun temukan penggantiku disana, yang lebih kau cintai.. Biarkan aku disini dengan penggantimu..!!!

Rabu, 10 November 2010

Alasanku tak memilihmu menjadi pendampingku

Sebelumnya aku berterima kasih sama kamu yang telah memperhatikan dan menyukai aku, dan juga berharap aku menjadi milikmu. Tapi maafkan aku, aku tak bisa penuhi keinginanmu. Walau aku pernah berjanji ingin hidup bersamamu, walau akupun pernah bicara pada keluargamu. Namun bukan berarti kamu juga begitu berharapnya sama aku.

Aku hanyalah manusia biasa, yang memiliki hati dan perasaan sama sepertimu. Dan bukan berarti hati, dan perasaan yang itu sama dengan apa yang kau rasakan saat ini. Aku sudah berusaha sekuat mungkin untuk bisa suka,sayang dan meyakinkan kamu sebagai calon tunggal pendamping hidupku. Namun, saat pertemuan itu. rasa yang kuharapkan itu tumbuh dalam hatiku, ternyata hilang tak membekas.

Jujur dalam hati aku tak merasa adanya kenyamanan saat berjalan denganmu, maaf itulah yang sebenarnya dalam hatiku. Dan kurasakan berbeda 180 derajat dengan apa yang kuharapkan, hambar dan hampa tiada bermakna. Akupun kecewa pada diriku sendiri, Dan apa yang kurencanakan hancur berkeping-keping. Dan kini akupun sedikit depresi saat kejadian itu. Apa kamu tak melihat betapa kusutnya wajahku saat jalan denganmu?

Ya... lebih baik aku berkata jujur sekarang walupun itu menyakitkan hatimu, daripada ku harus pendam dalam harapan semu. dan bila Pernikahan itu terjadi aku takut tak bisa bahagiakanmu, karena perasaanku mati padamu. Semoga kelak nanti kau temui cinta sejatimu. Dan akupun temui cinta sejatiku. semoga.........

Jumat, 09 Juli 2010

Jakarta, 080710

Duhai malam ini....
Temani aku yang tak dapat pejamkan mata
Teringat selalu, tentang dia... oh tentang dia

Duhai cahaya bulan....
Terangilah hatinya tuk dapat mengerti
yang seharusnya, dan semestinya.... dan semestinya

Aku yang masih terus menunggu..
Disini, menanti kehadiranmu oh kekasih
Dengan berjuta harap dan kecintaan
Kunanti dan selalu kunanti.

Ku selalu berdoa pada Tuhanku..
Sang pemilik hati manusia,
Smoga hatimu yang keras luluh dengan air mata cinta
Dan egomu kuharap rapuh dengan kedewasaanmu..

Dan... jika memang...
Kita tak dapat bersatu kembali...
Maka ku Ikhlaskan kehilanganmu, Jika memang itu yang terbaik..

Juga kuterima keputusan ini,
Walau pahit dan terluka kau tinggalkan
Biarlah..Puisi ini menjadi saksi
Sebagai kata hati yang terdalam..
Terima kasih karena kau pernah jadi bagian dari kisah ini...

Selasa, 06 Juli 2010

Aku Yang Tak Sempurna

Aku hanyalah manusia biasa
Yang memiliki keterbatasan dan kekurangan
Dan tak semua yang kumiliki
Sama dengan apa yang kamu mau

Kuakui aku tidaklah sempurna
Namun bukan berarti aku tak mampu
Tuk mencintaimu dan menyayangimu
Yang orang lainpun memiliki..

Maafkan aku....
Aku bukanlah manusia sempurna
Dimatamu, Dihatimu dan untukmu
Namun hargailah hatiku....

Maafkanlah aku...
Bila memang aku yang tak sempurna
Dijiwamu, dibenakmu dan dirimu
Tapi lihatlah cintaku....

Kutuluskan walau tersakiti
Hasratku tak dapat leburkan maumu
Biarkan Tuhan yang tentukan
Bersatu ataukah terpisah
Untuk selamanya.......

Keluhku

Duhai dunia yang kini kupijak.
Kenapa kau tak mengerti keinginanku.
Kenapa yang kuingin tak kau penuhi.
Apalagi tentang cinta.

Mungkinkah kau membenciku saat ini
Hingga kau tak pedulikan ku lagi....
Apakah kau marah padaku kini
Sampai cinta yang telah kuraih kini pergi...

Tuhan....... Inikah kutukan cinta.
Sungguh ku menginginkanya, sungguh ku ingin memilikinya.
Tolong Tuhan.... Berikanlah ia padaku.
Kuingin Cinta yang sejati tuk temaniku
Tuk temaniku berjumpa denganmu.......

Minggu, 27 Juni 2010

Rayuan Sang Mantan

Hay Wanita, sesungguhnya aku ingin memberikan yang terbaik untukmu. Tapi bukan berarti ku harus turuti semua kemauanmu, Tapi bukan berarti aku tak sayang padamu. Seharusnya kau juga harus mengerti keadaanku

Kutuangkan lagi bait puisi dalam mimpi-mimpimu, walau kusadari kau tak pernah mau membaca ataupun mendengarkan bisikan-bisikan perasaan jiwa. Agar kau menyadari hidup bukan hanya milikmu saja, tapi milik semua makhluk. Dan kuMinta darimu, Jangan kau paksakan egoMu.

Kini Kumengerti Cinta yang harus kujalani dan harus pula kuFahami, Semoga ini menjadi langkah terbaik untuk kita. Walau Keikhlasan ku harus teruji disini.

Dik ga terasa 1 tahun sudah usia ikatan suci terlalui, begitu banyak ujian yang harus kita jalani.. Termasuk yang saat ini terjadi, keegoisan yang kini menggoyangkan pondasi yang belum kokoh. Memaksa kita tuk jalani hari-hari sepi. Dik maafkan aku yang belum bisa jadi yang terbaik untukmu

Dik seandainya kau tahu sekarang keadaanku.. Waktuku bisa lebih banyak untukMu, Dan aku bisa mencurahkan lebih banyak lagi perhatian untukMu.. Dan kuMinta darimu, Maukah kau bangun kembali pondasi kita yang sempat runtuh.

Aku dan kamu tak pernah tahu apa yang Tuhan rencanakan untuk menyatukan hati. Hanya Dia yang tahu, dan Dialah yang membuat skenario terhebat kisah tentang kita. Agar kita sadar, kemana arah kaki melangkah dalam kehidupan. Dan aku ataupun kamupun tak tahu, kisah selanjutnya akan bercerita tentang apa!!!

Minggu, 13 Juni 2010

Kata Hati

Dalam heningnya malam, tatkala menanti sesuatu yang membuatku indah, walau kutahu itupun hanyalah angan-angan. Namun itulah yang menghiburku saat ini. Menari, berdansa dan bercengkrama dengan bayang kosong.

Kututup mata seolah tak melihat luka yang menganga, Kututup telinga seakan tak ingin lagi mendengar jeritan perih perasaanmu, Kututup mulut karena ku tak mau berbicara dusta tentang hati...Maafkan aku tak dapat membuka hati untukmu, Karena memang aku tak mampu menerima cinta seperti ini.

Seperti mendengar lantunan lagu cinta, mengeluh tiada guna. Mengemis cinta seakan tak punya harga diri, menghiba untuk memiliki seolah tak mengingat masa lalu...Mungkinkah terulang lagi?

Aku berdiri diatas karang yang retak, melawan terjangan ombak lautan. Kuteriakkan cacian dan makian tuk luapkan kekecewaanku. Dan kuratapi dan kutangisi dosa sebagai tanda penyesalan atas pilihanku yang keliru. Dan memohon pada Tuhanku yang Maha bijaksana.

Tiada cinta yang kuturutkan dalam dekapan yang menusuk perasaan, Tiada ungkapan manis selain kepalsuan dalam merayuku, Kebohongan dan keangkuhan menjadi bumerang dalam kehancuran batin, ukhf.... lelah seakan tak berdaya meluapkan rasa yang tercabik.

Adakah kesadaran tentang apa yang sudah terjadi, tentang kita tentang semua yang terjadi, tak perlu dipungkiri lagi, jalani dengan aturan yang ada, jalani dengan ketulusan dan kecintaan.. Yakin dengan apa yang diatur Tuhan semoga ini menjadi pelajaran berharga.

Senin, 07 Juni 2010

Untaian Kata Cinta Yang Tersambung

Subuh, yang masih sunyi...
Perlahan terdengar deruan air yang turun dari langit
Dan ternyata hujan, akan turun
Bersamaan dengan tangisan air mata penyesalanmu

Setahun sudah berlalu dengan keangkuhan dan ego
Tak sejalan dengan arah dan tujuan yang terencana
Hanya nafsu yang membisik dan kau itupun kau turutkan
Hingga akhirnya terjadinya perpisahan.

Biarkan dan biarkan ini terjadi
Agar kau faham, kau telah menjadi milikku
Dan biarkan bayanganku selalu menasehatimu dengan kata-kata indah
Tuk luluhkan kerasnya hatimu yang membatu.

Bila suatu saat nanti kau sesali apa yang kau siakan
Begitu berarti dalam hidupmu dan masa depanmu
Kan kubiarkan kau ambil pelajaran dalam ujian ini
Agar kau faham, ikatan ini tulus dan suci dari Tuhan

Namun, karena ku ibakan hatiku padamu,
Bukan lagi nafsu yang dulu menguasai
Tapi karena tuntutan hati yang mendorong aku
Untuk tetap bersamamu...

Kuharap ini menjadi
Untaian kata cinta yang tersambung

Kamis, 03 Juni 2010

Lantunan Rindu

Dengan Ungkapan Hati yang teramat mendalam, Dengan untaian harapan dan doa-doa, Dengan perasaan dan cinta yang tulus, teruntuk sejuta makna yang tersimpan dalam kalbu, bukan atas dasar nafsu dan kepalsuan ataupun dendam, tapi ini murni karena aku...karena aku... Ingin bersamaMu

Walaupun masih ada ego yang begitu sulit dipecahkan dengan setetes air penyejuk jiwa, rasa gengsi lebih dominan dan menguasai perasaan, entah ini menjadi akhir ataukah titik awal kebahagiaan, yang pastinya Rabb ku yang lebih mengerti dan yang pembuat skenario terbaik. aku hanyalah sebagai peran utama saja.

Percuma saja kusesali, kitapun tak bisa membalikkan itu semua ke awal kejadian. Hanya bisa pasrah, hanya bisa berdoa dan ikhtiar... semoga pintu keterbukaan dan kelapangan masih dapat terbuka. semoga kami menyadari itu semua, semoga kerinduan ini menjadi pengikat, tali cinta yang terputus. Insya Allah.. Walau aku tak pernah tahu apakah itu yang terjadi.

Rabu, 20 Januari 2010

UNGKAPAN HATI

Sebenarnya aku tak mau menyimpan sedikitpun kebencian dalam hati. Apalagi padamu, yang pernah menjadi bagian dari hidupku. Mungkin memang menyakitkan, tapi dengan keikhlasan hati aku tak pernah mau untuk membenci. Biarlah kita menjalani hidup masing-masing, tanpa harus menyakiti. Walau ku akui sampai detik ini, sampai kutuliskan kata ini, aku masih mencintai dan menyayangimu. Aku ngga bisa membohongi kata hati ini. Walau kadang mulut dan lidah terkadang berkata buruk dan ngga ada rasa lagi, itu hanya sebagai penepis kegundahan untuk bisa melupakanmu.
Kadang bayang-bayang saat bersama selalu menyelimuti dalam lamunanku, sering dalam hati ku ingin tanyakan kabarmu disana. Kerinduanku padamu tak dapat kupungkiri. Namun bayang-bayang ketakutan sering hinggap dalam batinku. Api kebencianmu sering kali terngiang dalam fikiranku. Yang membuat trauma pada diriku.
Tuhan…Bagaimana ini? Aku merasa ada yang selalu menggelayuti fikiranku. Aku harus bagimana, Mungkinkah hal yang kau benci akan terjadi padaku. Kalau memang itu harus terjadi, Tolong bantu aku untuk menyelesaikannya semua. Aku merasa tersiksa!!! Aku tahu… Kau lebih mengerti dan akupun tahu kau takkan pernah meninggalkanku..Maka bantulah dan bimbinglah aku.