Jakarta, 23 Oktober 2011, malam ini kutuangkan lagi goresan perasaan dalam blog pribadiku. Sementara istriku sedang terlelap pulas di kamar. Karena letih bergulat dengan casing, charger, dan jenis-jenis accesories lainnya. Tapi bukan itu yang ku bahas, itu hanyalah pembuka dalam tema. Bunda atau Ndaa, itulah panggilan sayang untuk istriku. Begitupun istriku memangilku Ayah, sebagai ungkapan sayangnya padaku. Kata-kata ini telah diikrarkan sejak kami berpacaran, dan masih digunakan sampai saat ini.
Aku menikahi Istriku yang bernama Ratna Juwita, gadis Minang yang begitu penyayang dan tangguh berjuang dalam kerasnya dunia, terutama ibu kota. Istriku merantau ke Jakarta bersama Kakak dan adiknya. dan akhirnya tanpa disengaja berjumpa denganku. tak diduga iapun ternyata jodohku.
Aku bersyukur pada Alloh, yang pertemukanku degannya, yang mendengar doa hambanya. Semoga ia menjadi Istri yang Saleha



0 komentar:
Posting Komentar